Kamis, 10 Agustus 2017

Ngamuk Sampai Pukul Helm Polantas, Apakah Hukuman Bagi WS Oknum TNI?

WS, oknum TNI yang mengamuk dan memukul helm anggota polantas disebut memiliki gangguan jiwa. TNI saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut termasuk sanksi yang akan diberikan.

"Ini lagi didalami oleh Satintel di sana. Permasalahannya apa. Apakah depresi karena satu penyakit, atau karena keluarga, atau karena beban tugasnya, tidak siap dengan tugas yang berat," ujar Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Edi Hartono kepada detikcom, Kamis (10/8) malam. 

Edi mengatakan, WS memang kerap bertingkah aneh beberapa bulan terakhir. Saat ngamuk kepada polisi, WS menggunakan sepeda motor dan marah-marah di tengah jalan terhadap Polantas. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (9/8) kemarin.

Dia sempat mengamuk di tengah jalan hingga akhirnya memukul helm anggota polantas itu dengan keras. Tak cuma itu, WS pun menendang motor yang dinaiki oleh anggota polantas tersebut. Edi menyebut, anggota kepolisian di wilayah Pekanbaru sudah mengetahui 'keanehan' WS itu.

"Ke kantor itu apel yang lain pakai seragam, dia tahu-tahu nyelonong pakaian preman sendiri. Di pojokan. Perlu pengobatan khusus lah. Teman-temannya juga, mungkin kawan polisi juga tahu dia depresi gitu. Jadi mungkin maklum. Teman-teman polisi di sana sih memang maklum dengan kondisi orang ini. Sudah tahu," terang dia.

"Dari tampangnya itu juga keliatan. Muka-muka tegang gitu kan. Dia memang kesehariannya udah nyeleneh seperti itu. Teman-temannya maklum," kata Edi.

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan (Kadispenad) TNI AD Brigjen Alfret Denny Tuejeh meminta maaf atas kejadian tersebut. Proses hukum terhadap WS akan tetap berjalan. 

"Kita menyesalkan kejadian itu,karena kejadiannya tidak seharusnya terjadi. Kita tentu meminta maaf kepada pihak korban Bripda Yoga, juga kepada institusi Polri dan masyarakat. Sekali lagi kita menyampaikan permohonan maaf dan Proses hukum tetap jalan karena TNI AD tidak mentolerir kejadian seperti ini. Termasuk pembuktian tentang kelainan jiwanya," kata Alfret kepada detikcom, Jumat (11/8/2017). 

Sumber : detik

INSPIRATIF ! Berkenalan dengan Karisma, Anak PEMULUNG yang Lolos Seleksi Polisi!

Polda Bangka Belitung menggelar Sidang Panitia Penentuan Kelulusan Akhir (Pantukhir) Brigadir Polri tahun 2017. Di sinilah ditentukan nasib ratusan pendaftar bintara polisi. Akankah mereka lulus tes untuk mulai menjalani pendidikan atau pulang dengan tangan hampa.

Calon bintara polisi yang menyedot perhatian adalah Karisma Arya Gus Saputra. Anak seorang pemulung ini berhasil mengalahkan ratusan pelamar lain dan lolos menjalani pendidikan sebagai Bintara Polri.

Begitu dinyatakan lulus, Karisma langsung memeluk kedua orang tuanya yang hadir saat Sidang Pantukhir. Alumnus SMAN 2 Kota Pangkalpinang ini langsung bersujud mencium kaki ibunya sebagai tanda bakti.

Karisma mengaku ini pertama kali dia mendaftar. Selama tes masuk, dia mempersiapkan fisik dan mental dengan sebaik mungkin. Istimewanya, dia melakukan itu di sela-sela kegiatannya membantu orang tua.

"Dalam kesehariannya KA membantu pekerjaan orangtuanya yang bekerja sebagai pemulung. Kondisi kesehatan orangtuanya yang semakin menurun dan tidak memungkinkan untuk bekerja terlalu lelah," demikian informasi dari Divisi Humas Mabes Polri, Senin (7/8).

Agus Sukamto (37) mengaku sangat bersyukur putranya bisa diterima di kepolisan. Dia sempat tak menyangka Karisma yang anak seorang pemulung dan tak punya apa-apa bisa lulus.

"Tidur saja beralaskan tikar. Kami sangat bersukur kepada Allah SWT" kata Agus saat diwawancara awak Tribrata News.

Pemuda kelahiran Pangkal Pinang, 28 Mei 1999 ini sudah memimpikan menjadi abdi negara. Upaya dan kerja kerasnya menuntut ilmu terbayarkan sudah, kini Karisma memiliki kesempatan menjadi abdi negara.

Terlahir sebagai orang yang kurang mampu tidak menjadi penghalang baginya untuk berprestasi dan menggapai cita-citanya menjadi seorang Polisi. Selamat berlatih, negara menunggu dharma baktimu.

sumber : merdeka

Hina TNI AU, Orang Ini Tak Berkutik Didatangi Polisi Militer!

Seorang netizen dengan akun twitter ervin_darwin menulis maki-makian terhadap TNI AU. Tak cuma itu, Kepala Staf TNI AU Marsekal Hadi Tjahjanto juga dimakinya.

Tak jelas kenapa ervin_darwin menulis status seperti itu. Selain TNI AU, dia juga memaki-maki Kepala Staf TNI AD, Danjen Kopassus dan Presiden Jokowi.

TNI AU tak diam melihat kalimat provokasi yang ditulis ervin_darwin. Polisi Militer TNI AU didampingi petugas kepolisian segera mendatangi pria ini dan meminta klarifikasi. Mediasi tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh warga sebagai saksi. 

Tak dijelaskan secara detil bagaimana proses tersebut. Namun pihak TNI AU menulis pria ini tak segarang status-statusnya di twitter saat menghadapi penegak hukum.

"Saat di medsos ternyata tidak segarang saat didatangi POMAU, think before twit, anda sopan kami segan," tulis akun TNI AU, Selasa (8/8) kemarin.

Pemilik akun tersebut menulis permohonan maaf kepada TNI AU telah menulis kata-kata makian seperti itu. 

"Bahwa saya tidak akan mengulangi lagi perbuatan yang menyinggung TNI AU. Bahwa saya memohon maaf atas perbuatan saya," tulis Erwin.

Sumber : merdeka

Selasa, 08 Agustus 2017

Membandingkan Kekuatan Militer Indonesia vs Belanda. Saat Ini Bagai Bumi dan Langit!

Membandingkan militer Indonesia dan Belanda di masa lalu sama dengan membicarakan dagelan yang lucu sekali. Ya, alasannya tak lain karena kita dan mereka sama sekali tak sebanding. Belanda adalah negara penjajah yang luar biasa dan kita ya begitu-begitu saja. Dan bukti kalau mereka jauh lebih kuat tentu adalah penjajahan yang sedemikian lama itu.

Namun, ketika waktu berganti, segalanya pun ikut berubah. Militer Belanda yang dulu bagi Indonesia adalah bak seekor monster, kini tak lebih dari seorang bocah. Ya, angkatan perang kita saat ini melampaui jauh si negeri tulip. Dari data yang disusun Global Fire Power, diketahui Belanda saat ini berada di peringkat 35 dunia dan kita ada di posisi 14.

Hari ini kita sangat kuat kalau dibandingkan dengan Belanda. Bahkan seumpama kita balik invasi mereka, kemungkinan berhasilnya lebih dari 50 persen dengan catatan masing-masing negara berdiri di atas kekuatan sendiri. Untuk mengetahui perbedaan kekuatan Indonesia dan Belanda saat ini, berikut adalah ulasan tentang komparasinya.

Indonesia Menang Telak Soal Jumlah Tentara

Bukan bermaksud untuk sombong, namun pada kenyataannya kalau soal tentara kita jauh lebih unggul dari Belanda. Tak hanya dilihat dari jumlahnya saja, tapi juga kualitas yang dimiliki. Tentang jumlah, Indonesia memiliki tentara yang jauh lebih banyak alias berlipat-lipat dari Belanda. Ya, hari ini mereka hanya memiliki sekitar 50 ribuan tentara aktif, sedangkan kita mempunyai 476 ribu serdadu siap perang.

Tentara Belanda vs Indonesia

Tak hanya jumlah, Indonesia juga unggul soal kualitas. Hal ini terbukti dari beragam prestasi yang ditorehkan oleh para tentara kita di berbagai ajang dunia. Belanda mungkin juga cukup berprestasi, namun masih kalah jauh dibanding Indonesia. Tak hanya lewat prestasi, bukti kualitas tentara kita juga dilihat dari begitu banyaknya pasukan elit yang dimiliki, macam Denjaka, Sat-Bravo, Kopaska, dan lain sebagainya yang masing-masingnya sudah mendapatkan pengakuan dunia.

Kekuatan Darat Indonesia Jauh Lebih Tangguh

Jika di ranah tentara kita menang telak, lalu bagaimana dengan kekuatan darat? Ya, sama sekali tak ada bedanya alias kita masih unggul jauh. Hal ini dibuktikan dari koleksi alutsista darat kedua negara yang begitu jauh terpautnya.

Kekuatan darat Belanda vs Indonesia

Soal tank misalnya, Indonesia memiliki sekitar 468 buah, sedangkan Belanda sama sekali tidak punya. Serius, kalau tidak percaya silakan telusuri datanya di Global Fire Power. Meskipun begitu, Belanda memiliki sekitar 979 buah kendaraan taktis. Namun, kita tetap unggul di situ karena memiliki sekitar 1.089 buah dan masih bisa produksi lebih banyak lagi.

Kekuatan Udara Kita Setara dengan Mereka

Soal tentara dan kekuatan darat kita menang jauh, namun lain soal daya udara. Ya, di ranah ini siapa sangka kalau Belanda ternyata cukup kuat. Hal ini lagi-lagi bisa kita lihat dari jumlah alutsista yang dimiliki oleh masing-masing negara.

Misalnya pesawat tempur, Belanda ternyata unggul dari kita dengan jumlah 66 buah sedangkan Indonesia hanya 58 saja. Pun demikian dengan helikopter serbu, mereka memiliki 27 buah dan Indonesia hanya 5 saja. Meskipun demikian, kita cukup unggul untuk pesawat transportasi dengan memiliki 170 buah sedangkan mereka hanya 45 saja.
Kekuatan Laut Kita dan Mereka Cukup Berimbang

Sama halnya seperti kekuatan udara, dalam hal daya laut ternyata kita dan mereka cukup berimbang walaupun Indonesia bisa dibilang lebih unggul sedikit. Kalau dilihat dari alutsistanya, beberapa kita unggul. Misalnya jumlah Corvette yang totalnya 10 buah sedangkan mereka 0 alias tak punya, serta kapal patroli yang mana kita memiliki 66 buah sedangkan mereka hanya 4 saja.


Perbandingan kekuatan laut Indonesia vs Belanda
Meskipun unggul, tapi Indonesia kalah jumlah kapal selam. Ya, mereka ternyata memiliki 4 buah, sedangkan Indonesia hanya 2 saja. Walaupun demikian, rencananya pemerintah bakal menganggarkan dana untuk kapal selam. Sehingga dalam waktu dekat jumlahnya mungkin akan sama dengan Belanda atau bahkan lebih.

Penjajah tak selamanya jemawa, ungkapan ini pas untuk menggambarkan kondisi Belanda sekarang. Dulu mereka bagai monster, tapi hari ini bukan siapa-siapa. Meskipun demikian, kita juga tak boleh terlalu sombong dan congkak. Pasalnya, Belanda sendiri ada andil dalam membentuk kekuatan militer kita di masa lalu.

sumber : boombastis

Senin, 07 Agustus 2017

Ayo Kurangi Mata Minus dengan 14 Latihan Sederhana Ini,!

Mata minus atau rabun jauh adalah keadaan di mana penderitanya kesulitan untuk melihat benda-benda yang jaraknya jauh. Nggak hanya diderita oleh orang dewasa saja, bahkan anak-anak dan para remaja juga beresiko terancam oleh penyakit yang bisa dibilang sepele ini. Penyebabnya bisa dari keturunan, hingga kebiasaan buruk seperti sering menonton TV atau membaca terlalu dekat.

Solusi untuk menyelamatkan mata minus ini nggak harus dengan menggunakan kacamata apalagi soft lens, lho. Berikut saran-saran dari Hipwee Tips yang bisa kamu coba segera!

1. Latihlah fokus penglihatanmu dengan menggunakan telunjuk

Untuk melakukan latihan ini, duduklah dalam posisi yang nyaman, tempatkan telunjuk kamu sekitar 10 cm dari hidung. Fokuskan pandanganmu ke arah telunjuk kemudian alihkan fokusmu ke objek jauh di belakang telunjuk. Kemudian kembalikan fokusmu ke telunjuk. Lakukan dengan melirik tanpa menggeserkan kepala.

Ulangi proses ini hingga 10 kali, maka minusmu akan berkurang dan penglihatanmu akan meningkat.

2. Senam mata juga perlu, demi menjaga kelenturan mata

Goyangkan bola mata dari kiri ke kanan, kemudian berputar dan berkedip sebanyak 100 kali setiap hari. Latihan ini juga berguna untuk membersihkan dan melumasi biji mata.

3. Kurangi ketegangan dengan menggeser penglihatan atau mengganti objek pandangan

Sebaiknya jangan terlalu lama menatap satu objek tertentu, karena hal ini akan menyebabkan otot mata menjadi tegang dan kaku. Misalnya ketika kamu sedang menatap layar komputer, alihkan pandangan beberapa saat ke jendela atau objek lain di sekitarmu, barulah kembali menatap layar komputer.

4. Nggak cuma badan, matamu pun sesekali butuh berjemur di pagi hari

Memanjakan mata dengan berjemur dapat dilakukan dengan cara menutup kedua mata dan arahkan pandangan ke matahari sampai bola mata terasa hangat. Sebaiknya lakukan hal ini di pagi hari, supaya asupan vitamin D juga tercukupi.

5. Minimal sehari sekali, ganti lalu tentukan warna apa yang bisa melatih tingkat fokusmu

Kamu bisa memilih warna untuk dapat difokuskan setiap hari. Misalnya hari ini kamu memilih warna merah, maka lihat dan carilah warna merah di sekelilingmu. Hal ini sangat bagus untuk melatih fokus matamu ke dalam warna tertentu.

6. Biar bakteri dan debu-debu kabur, mengompres mata pun wajib kamu lakukan

Untuk membersihkan mata, kamu bisa menggunakan obat tetes mata agar mata terhindar dari kuman dan bakteri. Selain itu, kamu bisa membilas mata dengan air hangat. Caranya, siapkan semangkuk air hangat lalu masukkan mata ke dalamnya dan berkedip-kediplah selama beberapa saat.

Langkah ini ampuh untuk mengeluarkan debu dan kotoran yang masuk ke dalam mata.

7. Segera lepas kaca mata atau softlens jika memang tak diperlukan! Pokoknya, jangan keseringan

Otot mata akan menjadi kaku ketika kamu menggunakan kacamata, karena mata akan terbiasa fokus pada pusat lensa. Coba buktikan, kamu akan terbiasa menggunakan leher untuk melihat sekeliling ketimbang menggeser bola mata.

8. Nikmatilah pemandangan hijau guna menyegarkan mata, sekaligus jiwa yang merana ??

Sesekali pergilah mencari objek pegunungan atau pepohonan dalam rangka penyegaran mata. Objek berwarna hijau diyakini dapat memberikan ketenangan dan dampak positif bagi mata. Selain baik untuk mata, kegiatan ini berguna juga untuk mengembalikan pikiranmu supaya tetap jernih.

9. Supaya tingkat pusingmu berkurang, coba latih mata untuk memperhatian benda-benda bergerak

Mengurangi mata minus dapat dilakukan dengan melihat kendaraan yang berlalu-lalang di jalan raya selama beberapa menit. Memang pada awalnya agak memusingkan, tapi cara ini ampuh untuk melatih otot mata.

10. Terapi lilin. Langkah sederhana untuk mensterilkan mata berikut kotoran-kotorannya

Caranya mudah, nyalakan lilin lalu tataplah nyala lilin tersebut sampai kamu mengeluarkan air mata. Usahakan untuk tidak terlalu banyak berkedip supaya makin banyak air mata yang dikeluarkan. Lakukan terapi ini selama 4 kali dalam seminggu.

11. Istirahatkan mata 15 menit sekali dengan teknik eye palming. Jangan diforsir kalau sudah capek, ya

Teknik ini ampuh untuk mengistirahatkan mata dan membuatnya rileks. Gosok-gosokkan telapak tangan hingga hangat, tutup kedua mata dan tempelkan dengan telapak tangan yang hangat. Kamu bisa lakukan kapanpun saat mata kamu merasa penat.

12. Tiap bangun tidur, pijat juga titik-titik sekitar mata untuk membuat mata menjadi rileks

Lakukan pijatan-pijatan ringan di sekeliling mata setiap kali bangun tidur. Pijatan ini berguna untuk melancarkan peredaran darah dan merilekskan mata yang lelah.

13. Sesekali, lakukan terapi daun sirih supaya jamur-jamur pada mata kabur

Daun sirih punya banyak khasiat seperti mengurangi iritasi, membuang kotoran dan mematikan kuman serta jamur pada mata.

Caranya, ambil dua lembar daun sirih, cuci bersih kemudian tempelkan pada kelopak mata sebelum tidur. Pagi harinya, lepas daun sirih (mungkin sudah terlepas dengan sendirinya) dan cuci bersih wajah kamu.

14. Jaga pola makanmu! Konsumsilah menu-menu yang kaya akan vitamin A, biar penglihatanmu tetap terjaga

Untuk penanganan dari dalam, kamu sebaiknya mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A, betakaroten, omega 3, luthein, lycopene, dan zink. Kandungan zat ini sangat dibutuhkan oleh mata. Beberapa makanan yang mampu mengembalikan kesehatan mata antara lain seperti wortel, ikan salmon, alpukat, kol, bayam, telur, dan tiram.

Asal telaten dan teratur, mata minusmu yang mengganggu pasti akan mundur secara teratur. ?? Good luck!


Sudah Benarkah Cara Push Up mu? Ini Cara yang Benar Agar Latihanmu Tidak Sia-Sia!

Push Up adalah olahraga yang ringan dan tergolong olahraga yang tidak memerlukan biaya sama sekali, dan push up juga merupakan olahraga fisik yang sudah tak asing lagi di telinga kita. Sedari kecil kita juga sudah di perkenalkan dengan jenis olahraga yang menggunakan tubuh sebagai bebannya. Push up memiliki fungsi yang baik bagi kesehatan dan kebugaran tubuh kita. Push up dilakukan dengan cara menumpukan seluruh tubuh pada kekuatan lengan sehingga efek pengencngan pada otot lengan anda akan telihat lebih signifikan jika anda rutin melakukannya dengan disiplin dan benar, selain bias mengencangkan otot lengan olahraga push up juga dapat membantu mengecilkan otot pada bagian perut. Tapi kebanyakan orang belum tahu cara push up yang benar.

Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal kita perlu mengetahui cara melakukan push up yang benar, karena kita tak akan mau melakukan hal yang sia-sia. Sudah melakukan push up secara rutin bukan mendapatkan tubuh yang ideal justru malah yang dirasakan hanya capek saja atau malah cedera.

Untuk menghindari kejadian itu terjadi, disini kita akan membahas tentang bagaimana cara melakukan push up yang benar. Melakukan push up bukanlah hal yang sulit, tapi tetap saja kita harus memperhatikan keselamatan kita dalam melakukan olahraga ringan ini, berikut ini adalah cara melakukan push up yang benar :

Pemula: Push Up di dinding

Berdiri di depan diding yang datar, lalu letakkan kedua telapak tangan anda di depan dinding. Lalu bengkokkan lengan anda dengan memajukan badan ke depan dinding. Lakukan dengan sebanyak-banyak mungkin, jika sudah terbiasa dan coba lakukan gerakan puluhan kali. Sekarang coba anda lakukan dengan tekanan pada setiap gerakan, dan cobalah setiap gerakan lakukan push up dengan tangan satu.

Intermediate: Push up Berlutut

Posisikan tubuh anda layaknya Push up yang benar, tapi di cara ini lutut anda sebagai tempat tumpuannya. Letatkan tangan anda di lantai dengan lurus dengan wajah ke depan dan kaki anda di silangkan. Turunkan dada anda dengan perlahan ke dekat lantai lalu kembali ke posisi semula.

Advanced: Push Up Sempurna

Sebaiknya saat melakukan push up tidak perlu menggunakan alas, karena lebih baik lakukan langsung di depan lantai. Letakkan tangan di lantai dengan posisi terbuka selebar bahu anda. Kaki bertumpu pada ujung jari kaki anda, hingga tubuh berposisi lurus sempurna. Dan jangan ada posisi atau bongkong anda menonjol ke atas. Turunkan bahu anda sampai membentuk siku 90 derajat. Kemudian dorong bahu dan lengan hingga lurus kedepan dengan sambil mengambil nafas. Sebaiknya push up dilakukan pada pagi dan sore hari, dan untuk para pemula sebaiknya melakukan push up  dengan bertahab-tahab.

Mengencangkan Otot

Melakukan push up yang baik dan benar akan mengencangkan otot-otot anda, terutama pada bagian lengan, dada, dan perut.

Meningkatkan percaya diri

Dengan melakukan push up yang rutin maka akan meningkatkan rasa percaya diri kamu, karena vitalitas yang meningkat akan membuatmu Pede dalam setiap penampilanmu. Selain itu, dengan melakukan push up sebanyak 50 sampai 100 kali tentunya akan membuatmu percaya kalau kamu memang kuat, maka dengan begitu anda akan percaya diri.

Membakar Kalori

Tentunya dengan melakukan push up, maka tubuh kamu akan memerlukan energi yang banyak. Maka energi tersebut mungkin saja diambil dari cadangan lemak kamu, untuk itu push up dapat menjadi pilihan yang baik untuk membakar kalori di tubuh.

Push up adalah olahraga yang mudah dilakukan, tetapi mempunyai manfaat yang baik. Untuk itu dari sekarang cobalah biasakan push up. Sekian Cara push up yang benar dan manfaatnya dari kami dan selamat mencoba. Mungkin sebagian anda sering terasa sakit perut saat berlari dan apa masalah?

sumber : doktersehat

Pingin Perut Rata Bebas Buncit? Caranya Simpel, Lakukan Latihan-Latihan Ini!

Lemak di perut bukan cuma mengganggu penampilan, tetapi juga buruk bagi kesehatan. Nah, untuk mengecilkan perut, tentu saja kamu butuh olahraga rutin dan berkala agar bisa mendapatkan perut rata dan bebas lemak.

Seperti dilansir dari womenshealthmag.com, kamu bisa mendapatkan otot perut yang rata dengan sekian gerakan yang dilakukan berdiri berikut ini. Lakukan latihan tersebut sebanyak 3-4 kali set dengan jeda istirahat 30 detik setiap set atau jika lelah. Lakukan rutin 2-3 kali per minggu.

Dumbell side bend
Gerakan ini cukup simpel. Kamu hanya butuh dumbel. Buka kedua kaki selebar bahu, kemudian bawa bahu dengan menggerakkannya menyamping kanan dan kiri. Lakukan 10 kali dalam satu set.

Standing core stabilization
Tetap dengan kedua kaki terbuka selebar bahu. Angkat barbel dengan kedua tangan tepat di depan tubuh, lalu gerakkan menyamping ke kiri dan ke kanan. Lakukan hingga 10 gerakan sambil mengatur nafas dan menahan otot perut.

Bow extension
Tetap dengan berdiri, angkat barbel dan gerakkan serong dari atas kanan ke tubuh bagian kiri hingga perut dengan lutut terangkat ke atas. Lakukan sambil mengatur nafas dan perlahan sambil menahan otot perut.

Reverse dumbbell chop
Gerakan ini lebih menyeluruh, angkat barbel dari atas dan gerakkan menyerong hingga ke paha bawah. Lakukan sambil menahan otot perut.

Empat gerakan ini sangat mudah dilakukan dan bisa memberikan efek yang sangat baik untuk kekencangan otot perut dan lengan yang kencang.

sumber : doktersehat

Anwar, Sang Letnan Pejuang Kemerdekaan yang MENGEMIS di Pinggir Jalan!

Tangis Salli (50) pecah. Raungnya meledak kala penulis datang ke rumahnya di Koto Baru, Lubukbegalung, Padang, 11 Januari Lalu. Salli adalah wanita parohbaya yang rela menampung Anwar. Letnan satu yang terpaksa jadi pengemis itu. �Gaek sudah tiada. Kenapa tak datang lagi ke sini nak. Di sana kuburan gaek,� ujar Salli menunjuk ke arah bukit. Air mata leleh di pipinya yang keriput.

 Perlahan raung Salli mereda. Dia berkisah tentang Letnan Anwar yang digerogoti usia dan mulai saki-sakitan hingga ajal menjemputnya. Selama sakit, Anwar tidak diobati dengan telaten, paling banter, dia Cuma dikasih bodrex atau prokol. �Sejak 2008 itu, ketika anak tak ke sini lagi, gaek terus sakit-sakitan. Kian hari, kondisinya bertambah parah. Demikian, dia masih saja berjalan. Benar-benar keras kepala,� ungkap Salli.

Salli berterimakasih karena banyaknya orang yang peduli dengan Anwar. Sayangnya, kepedulian itu muncul saat Anwar telah tiada. �Bapak sudah tiada 12 April 2011 lalu. Kok baru sekarang orang mencarinya. Kala dia sudah tiada. Dulu, ketika dirinya mengemis untuk bertahan hidup, kenapa tak ada yang peduli. Bahkan, banyak yang menertawakannya ketika dia bercerita tentang kisah hidupnya. Menganggap itu semua lelucon,� sebut Sally (50).

***********

 Kisah Letnan Satu Anwar, pengemis renta yang ditulis POSMETRO tahun 2008 silam kini menasional. Anwar yang  diangkat cerita jalan hidupnya ke media masa kala berusia 94 tahun, jadi perbincangan di media sosial. Tapi sayang, penghormatan yang datang tak diketahui Anwar. Si Beringas dari Kuranji itu dipuji kala tiada. Anwar wafat 2011 silam. Sang Letnan, menghembuskan nafas terakhirnya akibat sakit yang tak terobati. Anwar pergi membawa kisah tragis seorang pejuang.

Banyak yang prihatin, bahkan menangis membaca laporan usang POSMETRO Padang. Cerita tentang Anwar yang sekarat menahan lapar, tentang keengganannya menerima bantuan pemerintah dan tentang tangan keriputnya yang menadah di tengah terik matahari, trotoar Jalan Sudirman, Kota Padang. �Sedemikian pilu. Orang yang ikut mengokang senjata melawan penjajah, malah tersingkirkan dari negeri yang diperjuangkannya dengan darah dan air mata. Di masa tuanya, Anwar malah melakoni hidup sebagai pengemis di Kota Padang. Tidak ada lencana veteran, bintang pejuang atau salam penghormatan. Dia terlantar. Sebegitu kurangnya empati negeri ini. Atau memang demikian cara menghormati pahlawan?� ucap Rahmat Fauza yang mengaku sudah dua hari berkeliling Kota Padang untuk menemukan Anwar.

Rahmat bukan satu-satunya pemuda yang mencari keberadaan Anwar. Di jejaring Kaskus, belasan orang mengaku sudah berbulan-bulan mencari Anwar. Tapi tak bertemu. Hal yang sama juga dilakukan aktivis Komunitas Cinta Pejuang Indonesia (KCPI). Dari Jakarta, mereka datang ke Padang untuk menyelamatkan Anwar. �Barangkali, sudah separoh Kota Padang kami jelajahi. Tapi tidak ada yang tahu, siapa Anwar,� tulis KCPI dalam situs resminya.

Kisah Anwar dibeberkan dipuluhan thread media sosial. Kepahlawannya diakui setelah dari keisengan salah satu pengguna internet yang mengedit foto Letnan Anwar agak kurang ajar. Foto Anwar yang diambil oleh fotographer POSMETRO Padang Ermansyah, saat tengah meminta sedekah itu, diedit seakan-akan Anwar meminta chip permainan poker. Ulah itu memancing reaksi warga dunia maya. Mereka marah, Anwar sang pahlawan dibuat demikian. �Benar-benar kelakuan yang tak bisa ditoleransi. Anwar itu pahlawan. Seharusnya kalian malu bukannya mempermalukan,� tutur beberapa pengguna Kaskus.

Pemimpin Kompi 3 Sumatera Selatan itu dipuji. Letnan Anwar, itulah sebenarnya pahlawan. Meski dilupakan, dirinya tak memberontak, tidak marah, atau mengkaji-kaji pengorbananya untuk negeri. �Tapi sekarang dia tiada. Angkat topi atas keteguhan hatinya,� sebut pengguna twitter @ikhocans.

**********
Kisah Anwar diberitakan POSMETRO 28 Juli 2008. Penulis kala itu bertemu Anwar yang sedang mengemis di Simpang Kandang, Kota Padang. Tubuhnya ringkih,  terduduk lesuh. Tanpa alas di atas trotoar yang panas karena ditempa sinar matahari. Dia pengemis tertua di Kota Padang. Pengemis yang memiliki masa muda hebat, tapi berakhir tragis.
Sepintas, Anwar memang tak beda dengan pengemis lain. Bau bacin, berkemeja lusuh, sandal jepit, dan kopiah luntur. Kulitnya keriput dengan kantong mata yang menghitam. Wajahnya keriput, dipenuhi bulu-bulu abu-abu. Mulutnya kering, dengan gigi yang hanya tinggal dua. Gesturnya, selalu saja berharap belas kasih. Pada setiap yang lalu di depannya, Anwar mengulurkan tangan. Berharap ada yang memberinya uang.

Tapi, di balik penampikan kumalnya, siapa sangka, Anwar adalah seorang pejuang. Pengokang senjata kala negeri ini diamuk penjajah. Dia adalah Komandan Kompi 3 Sumatera Bagian Selatan, dengan pangkat Lentan Satu. Pemimpin yang mahir empat bahasa. Dia fasih berbicara bahasa Inggris, Jepang, Belanda dan tentu saja bahasa Indonesia. Akan tetapi, kerasnya hidup menyeret Anwar, ke lumbung kemiskinan. Sang letnan tiarap pada kehidupan. �Tak perlu. Jangan disebut lagi masa lalu. Itu sudah habis. Jangan dikenang lagi,� tutur Anwar kala itu. Saat dia masih hidup.

Anwar betul-betul keras. Sulit memintanya bicara banyak. �Saya sedang berusaha. Jangan diganggu. Ini belum makan, lihat itu, belum berisi,� ucap Anwar menunjuk ember biru yang ada di depannya. Ember itu sengaja disediakan, untuk orang melempar uang sebagai wujud dari rasa iba terhadapnya. Seolah, perkataan Anwar sebuah isyarat : Kalau mau bicara, isi ember itu. Hampir setegah jam hirau, Anwar akhirnya menyerah. Dia mau bicara. Tentang hidupnya. �Tapi jangan diputarbalik apa yang saya katakan,� ucap Anwar yang pernah juga bekerja sebagai kelasi kapal berbendera Jerman Barat.

Tanah Kuranji adalah tempat pertama yang menyambut kelahiran Anwar. Dia terlahir dari keluarga petani, 94 tahun lalu. Masa mudanya dihabiskan di pinggiran Kota Padang itu. Anwar adalah jebolah Sekolah Sembilan (kini Belakang Tangsi-red) tahun 1930. Lepas Sekolah Rakyat, Anwar mulai bekerja serabutan. Akhirnya dia diterima sebagai kelasi kapal.  Tahun 1932 sampai 1939 Anwar berlayar. Dalam kurun waktu itu tak sedikit keragaman budaya yang dilihat pak tua. �Saya lulus sekolah Belakang Tangsi 1930. Selanjutnya berlayar tujuh tahun mengelilingi Asia sampai ke Australia. Kemudian pulang untuk berjuang. Saya tak mau bersenang-senang di atas kapal, sementara Bangsa kita sedang berjuang merebut kemerdekaan. Naluri kebangsaanlah yang memanggil jiwa untuk ikut berjuang,� terang Anwar.

******
Anwar muda sudah terbiasa berperang. Dia hidup untuk berpetualang. Melintasi medan. Bergerilya. Menunggu saat yang tepat menyerang tentara Belanda.  �Saya bekas tentara Sumatera Selatan. Komandan Kompi 3. Tak terkira derita. Masa pergerakan benar-benar sulit. Desing peluru, bau mesiu, mayat dan simbahan darah hal biasa. Pelepas penat dan kebanggaan kala itu, sewaktu pulang ke barak, kita membawa topi serdadu, atau barang rampasan perang lainnya,� ulas Anwar.

Lubang kecil bekas hantaman peluru yang menghiasi kaki kananya, menjadi bukti keikutsertaan Anwar berjuang untuk bangsa. Karena tembakan itu, kini dia berjalan pincang. �Kaki ini ditembus peluru di Jalan Jakarta (Simpang Presiden-red). Waktu itu hari masih pagi. Perjanjian Linggarjati baru saja disepakati. Tapi Aziz Chan menentang perjanjian itu. Belanda marah dan mengamuk. Menyerang membabi buta di tengah Kota. Hasilnya, ya kaki ini kena tembak waktu mau pulang ke barak,� terang Anwar.

Bukan cuma ditembak. Anwar pernah merasai pengap hidup di balik jeruji besi. �Empat tahun saya dibui. Tertangkap waktu bergerilya, dari Padang dengan tujuan Payokumbuah yang waktu itu, tahun 1946 sedang bergejolak. Kala melewati Padangpanjang saya tertangkap Belanda. Waktu itu, peluru habis sementara kaki saya masih sakit. Saya digiring, kaki dirantai, diberi golongan besi, �ungkap Anwar mencoba merunut kembali petualangan masa lalunya.

Di Panjangpanjang, Anwar diperlakukan tak senonoh oleh Belanda. Hantaman bokong senjata, sayatan belati sampai dipaksa minum air kencing. Namun sang Letnan tetap tegar. Kepalanya tegak, walau kucuran darah dari pelipisnya tak berhenti. �Penjara dulu, bukan seperti sekarang. Dulu, tangan diikat kawat berduri, kaki dirantai golongan besi. Saban hari kena pukul. Bahkan, Untuk minum, mereka memberi air putih yang dicampur kencing,� celoteh Anwar.

Jangan pertanyakan nsionalisme pada Anwar. Kecintaannya pada Indonesia tak pernah surut. Terus berkobar. �Saya pernah ditanya tentara Belanda. Apakah saya berjuang dan jadi tentara karena hanya kedudukan dan jabatan semata? Saya jawab apa adanya? Berjuang untuk negara, bukan kedudukan. Bila kelak mati di sini. Saya bangga, karena itu demi negara,� ucap Anwar.

Anwar berjuang terus. Sampai dia sendiri lupa akan keluarganya. Anwar pernah menikah dengan seorang wanita Belakang Olo. Tapi hanya sebentar Anwar mengecap indah rumah tangga. Istrinya mati karena kolera dan kekurangan asupan gizi, ikut juga tiada anak yang dikandungnya. Anwar baru tahu istrinya tiada empat bulan kemudian, tepatnya saat dia pulang bergerilya.

******
Lepas dari itu, Indonesia akhirnya merdeka dengan penuh. Namun tak begitu bagi Anwar. Tak ada penghargaan yang diterimanya. Pengorbanan dan perjuangannya yang dikibarkannya seakan dilupakan. Anwar hilang di tengah gegap gempita kemerdekaan. Ditambah kematian istri, seolah pembawa petaka. Anwar kehilangan semangat hidup. Sempat terjerumus ke dunia hitam. Anwar tobat. Tapi, hidup memang tak pernah berpihak pada Anwar. Semakin terlunta-lunta. Hingga jalan sebagai pengemis jadi pilihan terakhirnya.

Tak ada tanda jasa. Tak ada lencana penghormatan yang diterima Anwar. Bahkan gelar pahlawan veteran pun tak singgah. �Saya tak butuh apapun. Dulu, saya berjuang bukan untuk mendapatkan tanda jasa. Saya berjuang untuk negara. Tak perlu tanda jasa apalagi uang. Biarlah hidup begini, asal tak menganggu orang lain. Saya rela. Memang, ada kawan yang ikut mengangkat senjata kebanyakan tenang menjalani masa tuanya. Saya tak suka itu, bagi saya berjuang bukan untuk kemapanan masa tua,� jawab Anwar. Dia segera berdiri, pergi minta segelas air kepada pedagang di depan Masjid AL Mubarah, Sawahan.

Memang, dulu Anwar pernah diberi sertifikat veteran.  Namun karena jalan hidupnya yang sering berpindah tempat �surat sakti� itu raib entah kemana. Padahal, surat itu adalah sebagai landasan Anwar untuk menerima haknya sebagai veteran. �Kalau tak salah Surat Bintang Gerilya. Tapi surat itu sudah hilang. Kata orang surat itu adalah syarat untuk menerima tunjangan dari pemerintah. Tapi tak apalah, saya juga tak perlu itu. Kan sudah saya katakan kalau saya berjuang bukan untuk uang apalagi jabatan. Walaupun meminta-minta tapi saya tak menyusahkan orang lain. Saya sudah pernah hidup senang di atas kapal. Sekarang saatnya susah,� kata Anwar.

Letnan Anwar. Sang pahlawan kini telah tiada di masa pembangunan. Di tak menerima apa-apa dari perjuangan. Sebatas penghormatan pun tidak. Anwar terlupakan. Bangsa ini benar-benar sudah berdosa padanya.

Memang Anwar tak minta apa-apa dari perjuangannya. Itu menjadi pelajaran ke depannya. Terhadap Anwar-Anwar yang lain. Apakah kita tega melihat orang yang melepaskan kita dari jeratan penjajah harus terlunta. Mengemis untuk hidup. Tanah kemerdekaan yang kita pijak ini berhutang darah padanya.

Kami kembali merawikannya, karena banyak yang bertanya dimana Sang Letnan sekarang. Ternyata, sang letnan sudah tiada. Dia pulang ke pangkuan-NYA, tanpa upacara penghormatan dan isak tangis anak negeri. Maka benarlah pameo lama, kepahlawanan seseorang itu dihargai kala dia tiada. Saat hidup, siapa peduli dengan Anwar. Pemerintah? Mereka tak peduli. Bahkan tak tahu, kalau Anwar, orang yang negeri ini berhutang darah padanya, melakoni hidup sebagai pengemis.

sumber : maharadjo

Minggu, 06 Agustus 2017

Gara-Gara Hal Sepele, 4 Orang Ini Dihakimi Massa Hingga Tewas. Nomor 3 Sangat Menyedihkan!

Apapun alasannya, yang namanya main hakim sendiri tidak pernah dibenarkan. Toh, Indonesia sudah memiliki pihak yang berwajib yang bertugas menegakkan hukum. Tapi sayangnya, hingga saat ini banyak masyarakat yang begitu mudah terprovokasi dan melakukan tindak main hakim sendiri. Terlebih jika bersinggungan dengan kasus pencurian, warga dengan begitu ringan tangan mengeroyok hingga korbannya tewas.

Walhasil, para pelaku pengeroyokan juga bakal tersandung masalah hukum. Bukannya menyelesaikan masalah, nyatanya timbul masalah baru yang lebih berat. Bukan hanya sekali dua kali terjadi, namun berkali-kali. Berikut ini adalah beberapa contoh kasus main hakim sendiri yang membuat korbannya tewas, padahal masalah pemicunya sangat sepele.

Diduga mencuri ampli, pria dibakar massa hingga tewas

Malang benar nasib seorang tukang service TV di Bekasi ini. Karena dituduh maling ampli di masjid, ia harus merenggang nyawa setelah dibakar oleh warga. Cerita tersebut makin viral di sosial media karena postingan seorang netizen. Diceritakan bahwa sebenarnya pria tersebut hanya numpang shalat ashar di masjid Desa Muara Bakti. Dia terpaksa membawa ampli miliknya masuk ke dalam masjid karena takut hilang jika ditaruh di jok motor.

Saat keluar dari masjid, seorang warga melihatnya membawa ampli dan mengira bahwa dia adalah maling. Sontak saja teriakan maling membuat warga naik darah. Seketika korban jadi sasaran kemarahan warga. Pria tersebut sudah berusaha menghindar, bahkan berlari ke kampung sebelah. Namun warga justru terus mengejar dan mengamuk. Bahkan ada yang menyiram dengan bensin hingga membakarnya hidup-hidup. Pria tersebut pun tewas dengan luka bakar parah tanpa ada yang menolong.

Pengepul petai dikira penculik dan dihajar massa

Isu penculikan anak awal tahun 2017 lalu juga memberi dampak yang sangat mengerikan. Bukan hanya memberi rasa khawatir pada orangtua yang memiliki anak kecil, tapi ada juga korban nyawa. Sebut saja Maman Budiman, seorang pengepul petai yang dicurigai sebagai penculik hingga dikeroyok massa hingga tewas. Kejadian tersebut berawal saat Maman berniat menjemput anaknya.

Rencananya, sepulang dari menjemput sang anak, korban berniat mencari petai dari petani yang nantinya akan dijual lagi di pasar. Namun ternyata, kedatangan korban mengundang kecurigaan warga. Sontak saja, warga yang termakan info hoax langsung menangkap korban. Masyarakat yang berkumpul makin ramai akhirnya tak mampu menahan amarah, mereka pun mengeroyok Maman dengan membabi buta hingga tewas.

Diduga mencuri burung, remaja 16 tahun tewas dikeroyok warga

Seorang remaja 16 tahun berinisial TP harus merenggang nyawa sesaat setelah warga ramai-ramai menghajarnya. Padahal, masalahnya begitu sepele, korban diduga mencuri burung milik salah satu warga. Diduga, korban melakukan aksinya bersama dua temannya. Namun, dua rekannya berhasil meloloskan diri, sementara TP habis diamuk warga.

Sementara itu, ibu salah satu tersangka pencurian burung mengaku tak terima dengan tindakan warga yang main hakim sendiri. Mereka masih remaja, wajar saja jika bandel. Namun menegur mereka bukanlah dengan cara kekerasan, terlebih sampai membuat TP meninggal dunia. Masih ada hukum yang bisa membuat mereka menyadari kesalahan.

Maling pisang tewas tragis ditangan massa

Mei 2017 lalu, Indramayu digegerkan dengan pengeroyokan dua pemuda yang diduga maling motor. Salah satunya bahkan tewas mengenaskan setelah dihakimi massa. Kapolres Indramayu, AKBP Eko Sulistyo Basuki mengatakan bahwa korban sama sekali tak berkutik karena begitu banyak warga yang mengeroyok. Ketika polisi datang, korban Santo (19) sudah tewas.

Sementara Egi (18) mengalami luka parah. Setelah dilakukan penelusuran oleh pihak kepolisian, ternyata kedua korban hanyalah pencuri pisang, bukan maling motor seperti yang dituduhkan warga. Polisi menyayangkan tindakan wa rga yang kerap main hakim sendiri, terlebih korbannya masih berusia remaja.

Itulah sedikit contoh kasus main hakim sendiri yang kerap terjadi di Indonesia. Hanya karena hal sepele, bukankah sangat disayangkan jika harus ada nyawa yang dikorbankan? Semoga kejadian di atas menyadarkan kita untuk tidak mudah terprovokasi hingga melakukan aksi main hakim sendiri.

sumber : boombastis